Laman

Foto Saya
Jl. Halwany Michrob Ciceri jaya, Serang-Banten
Lahir di Tangerang aktifitas berkesenian

Senin, 05 April 2010

KUMPULAN CERPEN KLASIK

Senin, 05 April 2010
AA NAVIS

1. Angin Dari Gunung
2. Anak Kebanggaan
3. Bayang-bayang
4. Dua Orang Sahabat
5. Datangnya & Perginya
6. Dari Masa ke Masa
7. Gundar Sepatu
8. Inyik Lunak
9. Marah Yang Merasai
10.Menanti Kelahiran
11.Nasihat
12.Penolong
13.Penumpang Kelas Tiga
14.Perempuan Lara
15.Penangkapan
16.Rekayasa SiPatay
17.Robohnya Surau kami
18.Si Bangkak
19.Si Montok
20.Sang Guru
21.Topi Helm
22.Tamu di hari Lebaran
23.Zaim Penyair

1 komentar:

Komentar Anda

Banten Nightingale

Photobucket

Kamar 37 kembali dibuka!!!

Photobucket Mengawali tahun 2012 ini, Kamar37 kembali dibuka untuk umum. Kali ini, giliran bagi Anda yang ingin bisa menulis artikel/essai. pelatihan ini dilaksanakan dua macam: 1. Pelatihan secara offline 2. Pelatihan secara Online jadi bagi Anda yang ingin terlibat, khusus untuk peserta online, silakan mendaftarkan diri via email (biodata beserta contoh artikel/essei yang pernah dimuat) Maaf, tak akan ada teori besar di sini. yang akan kau temukan hanyalah dirimu dan lingkunganmu. salam leebirkin

Show Down

Buku Teater Tradisional Banten

Photobucket Jangan tanya kesenian Ubrug pada warga kota-kota besar di Provinsi Banten, seperti Serang, Cilegon, Pandeglang, Rangkasbitung,apalagi Tangerang. Masih syukur dijawab hampir punah. Kebanyakan malah balik bertanya, Ubrug itu apa ? Bagi orang tua di kota, Ubrug hanyalah kenangan manis kejayaan seni tradisional Banten. Bagi orang dewasa di kota, sayup-sayup tersimpan dalam ingatannya. Sedangkan bagi pemuda dan remaja kota , Ubrug itu apaan sih? Parahnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten hanya mencatat 5 grup Ubrug yang masih hidup. Kemudian dikoreksi menjadi 30 grup. Padahal ada lebih dari 130 grup Ubrug yang masih hidup di Banten. Masing-masing paling sedikit mentas 2 x seminggu. Tak jarang 4 kali seminggu pentas. Ubrug adalah satu-satunya kesenian tradisonal yang masih jaya di Banten, bahkan mengalahkan kesenian modern. Pelakunya menjadi Ubrug sebagai profesi. Bahkan ada yang bisa mendirikan sekolah dari hasil bermain Ubrug. Sayangnya Ubrug hanya jaya di desa-desa, di kampung-kampung dan pelosok Provinsi Banten. Dari hajatan ke hajatan. Menampilkan Ubrug merupakan gengsi. Orang kota hanya berprinsip ekonomis, organ tunggal lebih murah. Ubrug pun terusir dari kota . Dinas Kebudayaan dan Pariwisa- ta yang punya kewajiban melestarikan kesenian tradisional seolah tutup mata. Hanya menjalankan tugas tanpa makna.Bahkan buku ini diterbitkan oleh Dinas Pendidikan, bukan leading sektornya. Silakan download di sini

Mime looking for love

Photobucket
 
Bank Naskah Teater & Sastra ◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates